When I Missed Someone

Jakarta, 7 Mei 2013
23:27

Gak terhitung udah yang keberapa, malam-malam sendirian dikala gak bisa tidur mengingat cowok yang
pernah ngisi hati Aira. Siapa lagi kalau bukan si "doi" mantan kekasih Aira. Gak tau apa yang bikin Aira tiba-tiba inget dan kangen banget sama doi malem itu.

Kalau dibilang tiba-tiba sebenernya gak juga, udah terlalu sering Aira inget dan kangen sama dia. Tapi
gak terlalu tumpah air mata, sometime aja begitu. Ketika Aira merasa bener-bener butuh pelukan doi
hehehe.

Ibarat di film, sinetron, atau drama romansa di mana aja pasti ada scene lagi belajar/melakukan sesuatu
yang butuh konsentrasi tinggi. Udah fokus sama objek yang diamatin tiba-tiba objek itu terabaikan, karena
ada bayangan wajah dan kenangan bareng doi dan pas sadar kalau itu lagi melamum langsung geleng-
geleng kepala dan bilang "Kok gue mikirin dia lagi?" sambil senyum-senyum. Meragukan antara senyum seneng
atau sedih.

Dulu secara gak langsung Aira kurang percaya, masa iya bisa sebegitunya. Bisa dibilang itu lebay.
Emang bener kata orang jaman dulu, kalau kita gak akan percaya sebelum mengalaminya sendiri. Ya!
Sekarang Aira udah mengalami itu dan percaya!!!.

Jadi, ada suatu kejadian dimana itu buat Aira semakin inget sama mantan kekasihnya itu. Ceritanya saat  Pelajaran B.Indonesia berlangsung dia melamun dan moment saat itu pas banget sama suana hati Aira,
sebut aja melow. Di tengah-tengah guru mata pelajaran Aira menjelaskan, Aira memperhatikan tapi
pikiran dia bukan ke materi itu, tapi jasad di kelas pikiran dimana-mana.
"Jadi puisi itu bisa diatur letak sesuai kemauman penulis...." Jelas sang guru.
"......*(melamun masa-masa indah dulu)* hah kok malah mikirin dia sih gue, susah banget move on hehe".
Kata Aira ketika dia sudah sadar dari lamunannya sambil senyum-senyum sumringah.
Ketika dia sadar, ternyata guru udah kasih tugas ke kita  untuk membuat contoh Puisi Romansa.
Tanpa pikir panjang Aira langsung nulis puisi bernuasa Romansa, padahal dari dulu kalau disuruh guru
buat puisi paling lama mikir kata-kata puitisnya. 

Tugas puisi itu terpotong sama libur 4 hari. Dan malam sehari sebelum sekolah tepatnya malam Senin,
Aira baru menyelesaikannya. Puisi itu bener-bener media pertumpahan kekesalan Aira selama ini sama
doi. Rasa kekesalan belum (hampir dibilang gak bisa) berpindah. Gara-gara puisi itu Aira merasa sastrawan.
Baru kali ini buat puisi yang penuh penghayatan, sampai nangis. 
"Keren juga nih gue bisa selesai yeeeey" Aira senang.

So, bisa dibilang karena puisi itu jadi mengingatkan segalanya.

Kerinduan itu terkutipkan dalam tweet tunggal Aira hari itu "When I missed someone.... Just a moment"
dan karena Aira lagi off dan tahu kalau chat itu gak akan "D" tetep "X" Aira memberanikan bbm
"I miss you:)". Diakhiri dengan baca-baca chat history. Dilanjutkan dengan bikin cerpen ini yang masih ada tears di pipi:)

Selesai.
 

Related Articles

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.

About me

Followers

Labels

Subscribe

Search This Blog

Pinterest Gallery

Blogger templates

featured Slider

Pages

About

Blogroll

Blogroll

About

Visitor

free web counter

LATEST POSTS